Minggu, 13 Maret 2016

Apakah yang dimaksud dengan Islam



Apakah yang dimaksud dengan Islam


Islam adalah agama terakhir yang diturunkan Allah untuk membimbingumat umat manusia untuk memperoleh kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan diakhirat. Ajaran dan tuntunan ini diturunkan kepada Nabi Muhammad saw melalui wahyu yang terhimpun dalam Al-quran dan sunnah.
Dua ajaran dan turunan pokok ini oleh para ulama di tafsirkan dan dikembangkan sedemikian rupa sehingga menjadi ajaran dan tuntunan hidupyang relatif sistematis, praktisdan mencakup semua aspek kehidupan. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan umat di sesuatu masa dan di sesuatu tempat sepanjang zaman.
Dengan demikian, Islam tidak sekedar bimbingan untuk beribadat, tetapi berisi bimbingan dan petunjuk untuk seluruh aspek kehidupan, mulai yang dianggap hal yang sepele sampai ke persoalan yang dianggap rumit. Mulai dari persoalan yang dianggap sangat pribadi sampai ke persoalan yang sangat publk. Jadi kalau seseorang menyatakan diri sebagai seorang muslim, itu berarti seluruh gerak dan perilaku kehidupannya mulai dari bangun tidur hingga mau tidur kembali diatur oleh ajaran agama Islam ini.
            Makanan yang dia telan harus sesuai dengan anjuran Rasulullah, baik zat, benda , cara mengolah dan cara memperolehnya, semua harus sesuai dengan ajaran Islam. Begitu juga dengan pekerjaan yang dilakukan sehari-hari harus sesuai dengan aturan-aturan agama. Ilmu yang dikembangkan haruslah ilmu yang bermanfaat bagi manusia tidak boleh ilmu yang jahat yang merusak kehidupan manusia yang lain.
            Secara sederhana, Islam didefinisikan dengan tuntunan, bimbingan dan turan Allah baik dalam bentuk-bentuk prinsib atau pun dalam bentuk yang telah terperinci, guna memandu perilaku manusia dalam berhubungan dengan Allah SWT. Dalam berhubungan dengan dirinya sendiri, dalam berhubungan dengan sesama manusia di sekitarnya baik yang muslim ataupun yang tidak dan juga dalam hubungan dengan lingkungannya.
            Islam diturunkan melalui Nabi Muhmmad di tanah Arab diawal abad ke tujuh Masehi yang lalu. Ajaran Islam turun secara beranggsur-anggsur selama lebih kurang 23 tahun massa kerasulan, sejak muhammad berumur 40 tahun sampai saat wafat pada usia 63. Beliau menerima tuntunan ini melalui wahyu, sedikit demi sedikit secara berangsur-angsur selama masa kerasullan.
Mengamalkannya dalam kehidupan pribadi dan kehidupan keluarga serta mengajak serta membimbing para sahabat utuk juga mengamalkannya dalam hidup pribadi. Dengan kata lain Islam sejak dari masanya yang paling awal telah beriteraksi dengan kehidupan nyata , dengan kehidupan sosial, politik, ekonomi atau kehidupan budaya masyarakat.
Sebagin ulama membagi ajaran Islam menjadi dua yaitu aqidah dan syari’ah dan sebagian ulama lain membagi ajaran islam menjadi tiga bagian, yaitu: aqidah, syariah, dan akhlak. Aqidah adalah ajaran mengenai pokok-pokok keyakinan, meliputi kepercayaan tentang Allah dan sifat-ifatnya , tentang rasul-rasulnya tentangkitab-kitab suci, tentang hari kiamat sebagai saat pembalasan. Tentangperilaku manusia yang selalu di awasi dan dicatat untuk nanti dihari kiamat. Akan diberi balasan syurga  untuk yang berbuat baik dan diberi balasan neraka untuk yang berbuat jahat.
Tentang bagaimana keimanan terhadapAllah dan harikiamat. Semua sifat dan sikap positif tersebut di jalani dan diamalkan sebagai tanda kepatuhan dan keyakinan kepada Allah oleh para ulama aspek ajaran tentang keimanan atau keyakinan ini dikembangkan menjadi sebuah disiplin ilmu yang di berinama ilmu kalam, ilmu ushuluddin atau ilmu tauhid
Sedangkan ajaran dibidang syariah adalah ajaran dan tuntunan mengenai tata peraturan kehidupan praktis, bagaimana cara seorang muslim menyembah Allah, bagaimana seorang muslim berinteraksi dengan keluarga dan kerabat(hukum perkawinan dan kekeluargaan) bagaimana hidup bertetangga dengan banyak orang. Hidup dalammasyarakat yangberbudaya bagaimana setiap orangharus menahan diri, tidak berbuat semaunya sehingaga masyarakat tetap aman. Aspek ajaran ini di kembangkan oleh paraulama menjadi sebuah disiplin ilmu yang diberi nama fiqih atau ilmu fiqih(buku yang menjelaskan hukum-hukum kedudukan seseorang sebagai diri pribadi).
 Dan yang terakhir adalah ajaran di bidang akhlak, yangintinya tuntunan dan bimbingan tentang cara-cara yang harus ditempuh agar seseorang menjadi mulia dan luhur, dekat dengan Allah swt. Serta bermanfaat bagi orang sekitar dan selalu berusaha untuk melakukan perbuatan baik secara maksimal. Sebetulnya hal inimenjadi inti ajaran Islam, yang diupayakan oleh setiap mereka untukmengamalkannya. Hal ini merupakan buah dari pengalaman dua bidang ajaran diatas. Tetapi sebagian ulama memformalkannya sedemikian rupa,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar